Kimia Dry Clean

Author: admin

Kimia Dry Clean | Dry Cleaning Chemicals

1. PCE ( Perchloroethylene/ Tetrachoroethylene )

Kimia utama dalam Dry Clean adalah PCE ( Perchloroethylene) sejenis solvent yang digunakan khusus untuk pencucian linen, ada beberapa jenis solvent tetapi bukan digunakan untuk pencucian linen/kain, seperti methanol, ethanol, bensin, alkohol,dll

Mengapa PCE merupakan bahan yang cocok digunakan dalam proses Dry Cleaning? Karena PCE lebih tidak mudah terbakar, dan paling mudah mengering tanpa meninggalkan bau, seperti zat-zat solven lainnya.

Satu-Satunya Bahan Kimia yang dapat dan tepat digunakan dalam proses Dry Cleaning, PCE diterpa badai negatif dari para pesaingnya. Tapi satu hal prinsipnya, tidak ada bahan kimia yang tidak berbahaya, tergantung aplikasinya dan cara pemakaian dan material safety data sheet instructionnya harus jelas.

Menggunakan PCE diwajibkan menggunakan penutup mulut/hidung dan sarung tangan, serta ventilasi udara, PCE memang sangat berbahaya, tetapi netral saat mengering…

2. Dry Cleaning Spotter Chemicals

Spotting chemicals pada dry clean merupakan chemicals khusus berbeda dengan chemicals spotter laundry, Apakah bedanya?

Spotting Chemicals Dry Cleaning merupakan Bahan Kimia Pembersih dengan Basis pCE, bukan air. Anda akan meilhat perbedaaannya jika anda mengerjakan kemeja/pakaian mahal dan branded seperti Hermes/Louis Vutton dll,  atau pada pakaian yang berbahan wool 100%, Spotter biasa yang berbasis Air (digunakan dalam Laundry) akan membuat serat kain menjadi koyak(beludur), karena berbasis air, juga kelamaan akan meninggakan spot pada serat kain tersebut, karena bahan tertentu yang khusus hanya diperbolehkan pencuciannya menggunakan Dry Clean tidak boleh berbasis air.

Halaman ini masih dalam proses update, lakukan kunjungan berkala beberapa hari ke depan