Laundry Tips

Kumpulan Tips Laundry

Laundry Tips and Tricks For Indonesian #LAUNDRYER

( Halaman ini akan diupdates terus secara acak , lakukan kunjungan berkala ke blog dan pages ini)

Hal pertama yang harus dilakukan menghadapi pakaian terkena luntur (Solusi tanpa obat khusus):

– Jangan biarkan pakaian/linen tersebut mengering, karena noda luntur itu akan merekat kuat dan sulit dihilangkan.

– Gunakan Sour dan Detergent Oxy Bleach, dan cuci manual berulang-ulang hingga noda kelunturan tersebut hilang.

1. Tips Tagging pada proses Laundry

– Sematkan atau Tagging pada bagian dalam yang tertutup seperti bagian dalam kantong baju/celana, sehingga tidak mudah lepas/copot pada saat proses pencucian dan pengeringan pada mesin

– Tagging lebih dari satu, sebagai cadangan jika satu tagging terlepas

2. Stain remover/Proses Spotting

– Harga Pembersih Noda khusus lebih mahal dibanding yang pembersih noda general/umum. Terkadang tidak semua noda harus dihilangkan dengan penghilang noda khusus, cobalah dahulu dengan general spotter yang notabene lebih murah

Disclaimer: halaman ini merupakan kumpulan tips-tips yang disharingkan oleh customer kami dan praktisi bisnis laundry dibidangnya, bukan seluruhnya resmi merupakan tips dari kami

Lakukan kunjungan berkala ke website ini, karena kami akan terus mengupdate Tips-Tips Usaha Laundry terbaru (Update) atau anda bisa sharing dan berdiskusi bersama rekan-rekan praktisi laundry lainnya di DIF FORUM ( Forum Pelanggang Deterjen Indonesia )

Tips Usaha Laundry Kiloan

TIPS USAHA LAUNDRY

1. Masalah daya tahan aroma/parfum pada Laundry kiloan.

Kesalahan yang sering terjadi dan dilakukan oleh pengusaha laundry kiloan adalah;

A. Menggunakan produk kimia yang berbeda beda aromanya dan masing-masing memiliki Aroma yang kuat/strong aromas, sehingga menghasilkan crash/benturan aroma :

CONTOH : mencuci dengan deterjen dari produk merk “X” dengan aroma “A” lalu menggunakan softener produk merk “Y” dengan aroma “B” atau menggunakan pelicin “Z” dengan aroma “C”, karena aroma tersebut berbeda beda A-C, umumnya terjadi “crash” biang parfum pada serat kain, hasilnya bisa menyebabkan bau apek/tidak enak/tidak sesuai harapan atau bahkan tidak wangi sama sekali.

B. Pengusaha Laundry berusaha mencari produk deterjen atau softener yang sangat wangi ( cukup yang selaras/sama aroma (tidak perlu wangi sekali)).

Mengapa ini kesalahan? Tahap pencucian sesuai prosedur pada umumnya dibagi menjadi 4 yaitu:

1. Penyortiran/Pemisahan/Spotting

2. Pencucian

3 Pengeringan

4. Pelipatan/Finishing

Tahap 1 biasanya tidak menggunakan kimia yang mengandung pewangi/parfum

Tahap 2 menggunakan deterjen lalu softener ( Disinilah letak kesalahan anda, jika anda mengharap aroma yang wangi pada tahap ini ) lalu masih melalui proses pembilasan dan tahap selanjutnya

Tahap 3 proses ini sangatlah mempengaruhi hilangnya aroma dari deterjen dan softener tersebut, sampai detik ini saya belum menemukan kekuatan parfum apapun yang tahan /tanpa berkurang sedikitpun pada suhu 100 Derajat

Tahap 4 Pelipatan/Strika biasanya menggunakan Pelicin+Parfum Tahap ini adalah tahap yang tepat untuk anda mengharapkan wangi pada pakaian,karena tahap ini adalah tahapan “Finishing/Akhir”

TIPS Untuk anda:

Gunakan Detergent Grade B (tergantung kebutuhan dan noda pada pakaian) dan cukup Grade C (hanya untuk melembutkan) untuk Softener dan Pelicin A (Tidak perlu menggunakan Parfum Khusus Laundry).(Saran khusus penghematan pada laundry kiloan “Murah”)

2. Pemborosan pembelian bahan kimia yang tidak perlu (khusus laundry kiloan).

Dijaman sekarang banyak keluar produk produk baru yang spesifik, seperti cairan anti noda tinta, anti noda karat, anti noda oli,cairan multi fungsi, dll. Sebenarnya produk produk stain remover (penghilang noda) tersebut hanya dosis kadar tinggi surfaktan dan kimia pembersih yang ada pada bahan bahan yang ada pada deterjen (deterjen oxy bleach), alkalite, sour,oxybooster dan emulsifier.

Anda harus membandingkan berapa harga yang anda bayar untuk membeli khusus cairan anti noda, dibanding anda menggunakan deterjen oxy bleach, sour,oxybooster ataupun emulsifier. Kalau penggunaan sesuai takaran standard masih belum bisa hilang juga, naikan kadar penggunaan.Tidak semua noda tidak dapat hilang jika menggunakan spotter khusus, Pemakaian GENERAL SPOTTER lebih bijak, Dibanding anda langsung memakai Spotter-Spotter khusus.

*Spotter-Spotter khusus biasanya memiliki kadar “extrim” sehingga potensial merusak linen jika pemakaian tidak sesuai dosis dan berlebihan

3. Pilih produk bukan dari kemasannya tapi kualitas dan harganya

Usahakan memilih produk curah (tanpa kemasan) atau pilih kemasan terbanyak (bukan per 1 kiloan) Mengapa?

– Anda Laundry komersil, bukan rumah tangga, artinya pemakaian deterjen, softener,pelicin,dll tidaklah sedikit. Buat apa anda membayar kemasan mewah dan bagus untuk 1kg (apalagi kemasan dibawah 1 kg) Tahukah anda berapa harga kemasan untuk produk 1kg yang termurah? (+/- Rp 1000,00) berarti harga produk yang anda beli sudah lebih mahal Rp 1000,00 (itu ilustrasi kemasan sederhana, bisa bayangkan kalau kemasan itu bagus dan mewah?? berapa harga kemasan yang dibebankan ke produk anda?)

TIPS MENGHILANGKAN NODA PADA PAKAIAN

A. Noda Karat

Bersihkan dengan lap/kerik noda tersebut(disarankan gunakan spotting gun) lalu oleskan sour ke bagian noda sebelum pencucian, lalu rendam 15 menit dengan deterjen (disarankan dengan Detergent OXY BLEACH ) menggunakan air hangat, lalu lakukan proses pencucian seperti biasa.Jika dengan sour tidak berhasil, baru menggunakan RUST REMOVER(Penghilang Noda Karat Khusus)

B. Noda Oli

oleskan EMULSIFIER kepada noda tersebut (bersihkan dan kerik dulu noda sebelum dioleskan/gunakan spotting gun) lalu rendam dengan air biasa campurkan DETERJEN dan EMULSIFIER kembali selama 30 menit, lalu lakukan proses pencucian seperti biasa. Jika tidak berhasil, baru menggunakan OIL BLAST (Remover khusus noda Minyak/Lemak)

C. Noda Darah

lakukan sama seperti diatas dengan menggunakan Oxybooster/Blood Go(Remover Khusus Noda Darah) direndam pada air panas (jika melalui proses spotting tidak dapat hilang)

D. Noda Jamur

menghilangkan noda jamur, anda dapat menggunakan Pemutih Bubuk (Chorine Bleach) jika warna dasar pakaian anda putih polos (dapat melalui proses spotting maupun perendaman dengan air panas), selain dapat menghilangkan noda jamur pada pakaian putih polos, Chorine Bleach juga berfungsi sebagai “Disinfectant” mematikan bakteri dan virus pada Jamur tersebut.

Bagimana jika noda jamur pada pakaian yang “bukan berwarna putih polos”? Anda dapat menggunakan Oxy booster dengan cara perendaman menggunakan air panas, jika noda banyak dan menyeluruh, jika hanya spot-spot kecil, bisa melakukan melalui proses spotting (Hati-Hati, jika melakukan proses spotting menggunakan oxyboost, disarankan pakaian segera dilakukan pencucian normal, jika tidak akan merubah warna, atau pakaian dapat robek.

E.Noda Kelunturan

Difinisi pakaian terkena luntur(kelunturan) dengan pakaian luntur berbeda. Jika pakaian kelunturan, segera rendam dengan Deterjen Oxy Bleach dicampur dengan Sour(Asam) selama +/- 45 menit. Lalu lakukan pencucian seperti biasa dan bilas dengan Sour.

F.Noda Deodorant(pada bagian lengan bawah/ketiak)

Gunakan General Pre-Spotter pada proses spotter, jika noda menahun/lama/sulit hilang, campurkan sedikit alkalite pada General Pre-Spotter.

G. Noda Kopi/Saus/Kecap/Lipstick

Gunakan General Pre-Spotter

*Anda menemukan kesulitan mengidentifikasi noda pada pakaian? Gunakan General Pre-Spotter adalah langkah bijak yang paling aman

Berikut Tips memilih Parfum Laundry yang benar:

– Pastikan menggunakan filler/bahan pengisi berbasis solvent seperti Methanol 98%
Disaat ini banyak parfum-parfum yang beredar dipasaran menggunakan methanol yang sudah bercampur dengan air
– Pastikan Parfum Laundry mengandung Fixative (Kimia cair Pengikat Biang Parfum) agar Wangi lebih tahan lama. Kimia ini tidak dijual bebas ( Perlu Ijin Khusus)
– Pastikan Biang/Extract Parfum merupakan Water Base bukan Oil Base agar tidak meninggalkan bekas pada kain (Spot/Bercak)
– dll

Berikut Beberapa Pengertian Teknik Mencuci Pakaian berdasarkan Ikon pada Label

Share

3 thoughts on “Laundry Tips

  1. Cara Pemakaian Cairan Sour pada mesin Cuci Matic Apakah Dituangkan pada tempat deterjen (dicampurkan detergen) atau tempat softener?

Leave a Comment